01 Februari, 2009

Peran Vitamin A Untuk Mata

Sebagaimana kita semua ketahui, vitamin A sangat mempengaruhi organ kita yang sangat berharga yaitu mata. Untuk itu kami ketengahkan secara ringkas mengenai mata dan jenis-jenis gangguannya (penyakitnya) sehingga peranan vitamin A dapat dipahami lebih baik lagi. Lalu apa saja yang terjadi jika seseorang kekurangan vitamin A?
Pendahuluan
Sebagai ciptaan Allah yang sempurna di antara mahluk-mahluk yang lain, maka manusia, sangatlah pantas untuk mensyukuri nikmat Allah yang di antara nikmat-nikmat tersebut adalah nikmat kesehatan. Termasuk dalam nikmat kesehatan secara dhahir adalah kesehatan mata manusia. Mata manusia antara lain terdiri dari sebuah bola berupa lensa, yang ternyata dengannya kehidupan dunia ini dapat terlihat terang, sehingga manusia dapat beraktivitas.
Secara anatomis morpholgi, mata terdiri dari bagian-bagian:
1. Sistem Iapisan reseptor: (penerima impuls/rangsangan)
2. Sistem lensa: (pemusat cahaya)
3. Sistem syaraf: (penghantar impuls ke syaraf pusat pengendali/otak)
Gangguan Pada Mata
Gangguan-gangguan yang bisa terjadi:
1. Buta:
1. Buta total
2. Buta warna
2. Kelainan refraksi, yang meliputi:
1. Hipermetrop, seseorang yang memiliki bola mata dengan sistem lensa lebih pendek dari normal. Efek yang timbul:
1. Jika otot mata telah lelah: kepala pusing, penglihatan kabur.
2. Konvergensi yang dipaksakan, misal untuk membaca berlarut panjang, dapat menyebabkan mata juling (stabismio).
Untuk koreksi/perawatan dengan memakai kacamata (+) 1, lensa. Konveksi dengan berbagai diameter, 1/2, 1, 11/2 dan sebagainya.
2. Mata Miop
Mata yang memiliki kelainan, diameter bola mata terlalu panjang, sehingga daya bias lensa mata terlalu cepat. Untuk koreksi/perawatan yaitu dengan menggunakan tense bikonkaf (-) dengan berbagai diameter 1/2,1,11/2 dan sebagainya. Gejala yang muncul, mata cepat lelah dan kepala pusing.
3. Astigmatisma
Mata yang memiliki kecembungan kornea mata tidak sama. Atau kecembungan lensa mata tidak sama. Kelainan ini dapat dikoreksi/perawatan dengan kacamata lensa silinder, dengan berbagai diameter. Gejala yang ditimbulkan:
1. mata kabur,
2. kadang hubungan syaraf mata dan otak terputus sinyalnya, sehingga konsentrasi tidak terfokus.
4. Mata rabun
Kelainan mata ini dapat menjangkit pada usia anak-anak/remaja ataupun dewasa. mata rabun terjadi karena adaptasi mata mengalami gangguan. Hal tersebut karena fungsi retiner mata mengalami kegagalan.
Mata rabun kurang menguntungkan bagi mereka yang gemar membaca. Apabila keadaan ini dibiarkan, maka mata kekurangan zat retiner terus menerus sehingga memuncak krisis. Dapat terjadi "lesi" atau pemutusan syaraf nerous mata sehingga dapat merambat pada kebutaan, dengan jenis buta:
1. Buta total/Himenopsia total.
2. Himenopsia heminim (buta separuh pada sisi yang sama).
3. Himenopsia heteronim / bitemporal (buta separuh pada nisi yang berlainan).
4. Katarak termasuk jenis gangguan pada mata karena penyakit jenis ini sangat berbahaya, karena dapat menimbulkan kebutaan total. Disebabkan oleh virus katarak
5. Trachoma
Janis ini banyak mengenai anak-anak, yang disebabkan oleh virus trachoma yang dapat menyebar lewat kontak udara dengan penderita.
Peranan Vitamin A Bagi Kesehatan Mata
Vitamin A, yang dicerna tubuh, oleh mata didehidrogenasi untuk membentuk "retinen" suatu proses biokimia yang merubah retinen menjadi "rhodopsin". Zat ini berfungsi untuk menjaga keseimbangan mata pada saat gelap cahaya, di dalam sel batang mata secara maksimal. Kemudian pada saat terang rhodopsin akan dibongkar lagi menjadi retinen, subhanallah suatu proses otomatis menjaga keseimbangan pada mata, sehingga mata dapat membaca atau melakukan aktivitas lainnya.
Defisiensi Vitamin A
1. Buta senja/Niktolopia merupakan gangguan kekurangan vitamin A paling dini,
2. Degenerasi sel-sel kerucut yang merambat pada kerusakan retina mata,
3. Degenerasi lapisan syaraf retina yang berakibat pada gangguan lapang penglihatan dan bisa terjadi kebutaan total/separuh.
Defisiensi Vitamin A dapat terjadi bila penyerapan vitamin A dalam usus terganggu dan Vitamin A dalam lemak berkurang karena bahan makanan yang masuk ke dalam tubuh minus vitamin A.
Sumber vitamin A terdapat pada buah-buahan / sayur-sayuran: tomat, cabai, apel, pepaya, wortel, paprika, anggur, murbei, semangka, jambu air, pisang ambon dan lain-lain juga pada bahan hewani: hati.
Periksakan mata ke laboratorium optik, apabila terjadi gangguan anatomis. Sedangkan untuk gangguan yang berupa penyakit, diatasi dengan pemberian obat secara medis. Wallahu a'lam.
Sumber: Anatomi-Fisiologi

0 komentar:

Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template