Memiliki pacar yang kita sayangi dan cintai sangat menyenangkan untuk dijalani. Selama masa berpacaran pasti akan ada berbagai masalah yang datang silih berganti. Jika anda berhasil menjalani itu semua, maka kesuksesan anda adalah menikah dengan doi.
Di bawah ini adalah beberapa hal yang perlu anda lakukan agar hubungan anda tetap menyenangkan dan lancar dengan pacar tercinta sehingga dapat menikahinya :
1. Komunikasi Yang Intensif
Dengan teknologi yang sudah maju anda bisa sering menelpon dan mengirim sms ke dia dengan obrolan yang segar dan tidak membosankan. Usahakan bisa menelfon si dia setiap malam hari dengan tarif yang murah meriah sehingga anda dapat berlama-lama ngobrol dengannya berdua. Jika si doi sudah merasa nyaman dan senang ditelfon maka komunikasi yang anda lakukan dalam kondisi yang baik.
Hindari menanyakan hal yang sama berulang-ulang dan dapat membuat pasangan anda bosan menjawabnya. Jika anda mempunyai sesuatu hal yang menarik dan baru, sampaikanlah. Selain malam hari, jangan ganggu si dia terlalu lama. Cukup dengan telepon sebentar dan beberapa sms segar. Jangan paksakan melakukan komunikasi jika keadaan sedang tidak memungkinkan.
2. Beri Perhatian Lebih
Perlakukan si dia berbeda dan lebih baik dari orang lain. Ketika dia ulang tahun atau event-event tertentu ucapkan selamat dan juga bisa anda beri hadiah. Buatlah seolah-olah dia seorang yang spesial dan anda tidak mau kehilangan dirinya. Jika doi ada masalah, bantulah minimal dengan mendengarkan curhat serta membantu dengan memberi solusi.
3. Ungkapan Cinta Yang Tulus Dan Wajar
Jangan memberi ungkapan gombal yang berlebihan yang tidak sesuai dengan kenyataan. Ungkapkan cinta anda secukupnya secara wajar tidak dibuat-buat alias maksa. Buat varasi ungkapan cinta anda dengan berbagai metode dan cara agar tidak monoton.
4. Pelajari Sifat Dan Perilaku
Amati dan pelajari apa-apa yang ia sukai dan apa-apa yang tidak disukainya. Jika anda sudah tahu, jangan lakukan hal-hal yang tidak ia sukai dan lakukanlah apa yang ia sukai selama tidak melanggar aturan hukum, norma dan agama serta tidak membebani anda. Hindari hubungan seks di luar nikah untuk menghindari masalah pelik yang dapat muncul. Tolak dengan baik ajakan-ajakan yang berbahaya, karena belum tentu ia akan menikah dengan anda.
5. Jangan Pelit Dan Matre
Ketika sedang pergi berdua jika memungkinkan tanggunglah biaya-biaya pacaran berdua seperti makan, nonton, belanja, jajan, transport, dsb. Jangan maunya dibayari saja tanpa mau mengorbankan sedikitpun uang anda untuk orang yang anda sayangi. Tetapi jika salah satu ada yang sudah bekerja dan yang satunya tidak bekerja, dibayari adalah sesuatu yang wajar.
6. Perjelas Hubungan Ke Depan
Komitmen menikah merupakan sesuatu yang penting dan perlu disepakati yang menunjukkan bahwa anda dan pasangan saling mencintai. Komitmen tersebut bisa diungkapkan di awal maupun setelah lama berhubungan. Semakin jelas hubungan anda dengan dirinya, maka semakin kuat ikatan batin anda dengan si dia. Terlebih lagi jika keluarga kedua belah pihak telah mengetahui serta merestuinya. Berdoalah kepada Tuhan agar anda kelak bahagia bersama pasangan anda.
7. Hubungan Keluarga Yang Baik
Jaga hubungan baik dengan anggota keluarga si dia jangan sampai menimbulkan masalah dan citra yang negatif. Jika ada masalah segera selesaikan secara kekeluargaan bersama pasangan anda. Pernikahan tidak hanya penyatuan seorang laki-laki dengan perempuan, tetapi juga menikahkan kedua keluarga.
8. Jujur Dan Menjadi Diri Sendiri
Jadilah sebagai diri sendiri dan tidak meniru adegan sinetron, novel, film, dan sebagainya. Tanpa berpura-pura menjadi seseorang yang sempurna, kita akan merasa bebas lepas tanpa beban dalam menjalani hubungan cinta anda.
Usahakan tidak membohongi kekasih anda dan katakan apa adanya sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya. Sekali berbohong maka anda harus membuat kebohongan lainnya untuk menutupinya. Jika telah menikah nanti akan lebih indah jika saling jujur tanpa ada dusta diantara anda dengan dia.
9. Menjaga Emosi
Jangan membalas emosi dengan emosi. Gunakan kesabaran yang tinggi untuk meredam amarah si dia. Ungkapkan anda tidak suka jika dia marah membabi-buta. Jika si dia melakukan kesalahan atau kebohongan pun jangan sampai emosi anda meledak-ledak. Tetap tenang dan gunakan akal sehat dalam menjalani suatu masalah. Berbicaralah baik-baik dan lembut namun tegas dalam menyikapi sesuatu karena emosi terkadang sifatnya hanya sementara. Emosi yang saling beradu sangat berbahaya dalam menjaga hubungan agar tidak putus cinta.
10. Selesaikan Masalah Yang Ada Secepatnya
Jangan menunda-nunda untuk mencari pemecahan dari masalah yang timbul. Jika keadaan dibuat mengambang terlalu lama maka bisa jadi si dia akan berpaling dari anda dan menjalin cinta yang lain. Sedapat mungkin hubungan yang terjalin dapat kembali mesra seperti sedia kala setelah masalah terselesaikan.
11. Selalu Setia
Hal yang sangat penting adalah menjaga kepercayaan si doi. Jika anda ketahuan pacaran lagi dengan orang lain maka hancurlah hati si dia jika mengetahuinya. Jangan pernah menduakan cinta anda, karena itu sangat membahayakan hubungan anda dengan pacar anda.
12. Seimbang / Tidak Ada Dominasi
Jangan sampai hubungan yang berjalan menjadi kurang nyaman karena yang satu dianggap atau menganggap dirinya lebih dewasa, lebih pintar, lebih kaya, dan sebagainya. Buatlah diri anda dengan dirinya seimbang satu sama lain tanpa perbedaan. Keadaan yang seimbang antara pria dan wanita seperti teman akan sangat menyenangkan daripada yang satu harus selalu menuruti kemauan salah satu pihak terus menerus seperti pembantu.
13. Lakukan Hal-Hal Yang Menyenangkan
Sesuatu yang membuat anda berdua senang tidaklah harus yang berharga mahal. Mungkin dengan belanja bersama ke pusat perbelanjaan, jalan-jalan naik motor berdua atau duduk berdua di bangku taman yang gratis dapat menyenangkan kedua belah pihak. Nikmatilah masa-masa pacaran anda yang indah agar tidak menyesal nantinya ketika menikah.
- Semoga kisah cinta anda berdoa dengan pacar selalu lancar aman terkendali hingga jenjang pernikahan yang suci dan sakral.
----
Tambahan :
Jika anda tidak mencintai pacar anda atau justru membencinya maka bicaralah baik-baik untuk mencari jalan keluar atau solusi terbaik mengenai hubungan anda. Jika hubungan cinta anda tersebut hanya membuat anda menderita, maka jangan buang waktu anda dan segera cari orang yang benar-benar anda cintai setulus hati dan orang itu juga mencintai anda.
About Me
Pengikut
Blog Archive
Categories
MY FAMILY
My Family
Ardiles dan M. Adhal Dzikra
Me and my Lovely Boy
M Afdhal Dzikra
M afdhal Dzikra
01 Desember, 2009
Tips/Cara Menjaga Hubungan Cinta Dengan Pacar/Kekasih Agar Tidak Putus Cinta
Diposting oleh
kimia 99
di
06.46
0
komentar
Langganan:
Komentar (Atom)
Kalau Reunian bagusnya dimana ya?
Belajar kimia online
P3K STROKE
Pengeluaran darah dari ujung jari dan ujung daun telinga sebagai pertolongan pertama bagi penderita serangan STROKE (Finger tip and earlobe blood release as a first aid to the STROKE). Ada satu cara terbaik untuk memberi pertolongan pertama kepada orang yang mendapat serangan STROKE.Cara pertolongan ini selain dapat menyelamatkan nyawa sipenderita juga tidak menimbulkan akibat sampingapapun. Pertolongan pertama ini dijamin merupakan pertolongan gawat darurat yang dapat berhasil 100%.
Berikut ini disajikan cara pertolongan dan ada beberapa hal yang harus diperhatikan :
Sebagaimana diketahui, orang yang mendapat serangan STROKE, maka pembuluh darah halus pada otaknya mengalami kepecahan yang berlangsung lamban. Dalam menghadapi keadaan demikian jangan sampai panik, tapi harus tetap tenang. Si penderita harus tetap berada pada tempat semula dimana ia terjatuh (Misalnya dikamar mandi, kamar tidur, ruang tamu atau dimana saja), jangan sampai dipindahkan. Sebab perpindahan si penderita dari tempat ia jatuh ke tempat lain akan mempercepat proses kepecahan pembuluh darah halus pada otak. Penderita harus dibantu mengambil posisi duduk yang baik agar tidak terjatuh lagi. Pada saat itu pengeluaran darah dapat dilakukan. Untuk ini yang terbaik adalah menggunakan jarum suntik, tetapi jika tidak tersedia, jarum jahit biasa atau jarum pentul dapat dipakai, tetapi semuanya harus terlebih dahulu disucihamakan, antara lain dengan jalan ujung jarum diatas api. Setelah siap pakai, lakukan penusukan pada 10 ujung jari tangan, titik penusukan kira-kira 1 cm dari ujung jari tangan, setiap ujung jari cukup mendapat 1 kali tusukan dengan harapan setiap jari mengeluarkan 1 tetes darah. Pengeluaran darah dari ujung jari tangan ini dapat sibantu dengan cara memencet jika sewaktu ditusuk darah tidak keluar. Titik penusukan pada ujung jari tangan tidak ditetapkan secara akurat. Dalam jangka waktu kira-kira 10 menit kemudian sipenderita akan sadar kembali. Bilamana mulut sipenderita tampak mencong, maka kedua daun telinga sipenderita harus ditarik-tarik sampai berwarna kemerah-merahan, setalah itu lakukanlah 2 kali penusukan pada masing-masing ujung bawah daun telinga (Earlobe) sehingga darah keluar sebanyak 2 tetes dari setiap ujung daun telinga (bagian bawah). Dalam beberapa menit saja bentuk mulut sipenderita akan menjadi normal kembali. Setelah sipenderita pulih keadaannya dan tidak ada rasa kelainan yang berarti, maka bawalah sipenderita ke dokter atau rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut. Tindakan pertolongan pertama tersebut diatas dapat menolong dan menyelamatkan sipenderita. Tetapi sebaliknya jika sipenderita begitu terjatuh karena serangan STROKE lalu buru-buru diangkut ke rumah sakit atau dokter dengan maksud untuk mendapatkan pertolongan, tapi tidak terpikirkan bahwa guncangan-guncangan kenda-raan dalam perjalanan dapat mem-percepat proses pendarahan lebih lanjut dalam otak, pada akhirnya nyawa sipenderita tidak dapat diselamatkan.
Dalam daftar urutan penyakit penyebab kematian, STROKE (Pendarahan Otak) menduduki tempat kedua, sipenderita yang paling beruntung nasibnya akan menjadi penyandang cacat tubuh seumur hidup. Ini merupakan suatu kerugian bagi masyarakat dan negara. Sedangkan akibat lebih lanjut dari serangan STROKE sangat mengerikan. Oleh sebab itu alangkah baiknya jika setiap orang mengenal dan menguasai cara pertolongan pertama kepada penderita serangan STROKE dengan jalan mengeluarkan darah demi menolongnya. Cara pertolongan yang sangat sederhana ini dapat dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja. Hasilnya nyata bahkan 100% akan berhasil, sedangkan sipenderita dapat tertolong dan menikmati hidup sebagai insan yang normal.
Sebagai salah satu cara beramal bakti "Pertolongan pertama kepada penderita serangan STROKE dengan jalan mengeluarkan darah dari ujung jari tengah dan ujung daun telingan" ini sebaiknya disebarluaskan ke dalam masyarakat, sehingga STROKE terhapus dari daftar urutan penyakit penyebab kematian.
Mencegah adalah lebih baik dari pada mengobati. Perhatikanlah cara hidup dan lakukanlah olah raga yang sesuai dengan kondisi masing-masing orang secara teratur. Bagi orang yang telah lanjut usia sebaiknya memeriksakan kesehatannya secara berkala.
Berikut ini disajikan cara pertolongan dan ada beberapa hal yang harus diperhatikan :
Sebagaimana diketahui, orang yang mendapat serangan STROKE, maka pembuluh darah halus pada otaknya mengalami kepecahan yang berlangsung lamban. Dalam menghadapi keadaan demikian jangan sampai panik, tapi harus tetap tenang. Si penderita harus tetap berada pada tempat semula dimana ia terjatuh (Misalnya dikamar mandi, kamar tidur, ruang tamu atau dimana saja), jangan sampai dipindahkan. Sebab perpindahan si penderita dari tempat ia jatuh ke tempat lain akan mempercepat proses kepecahan pembuluh darah halus pada otak. Penderita harus dibantu mengambil posisi duduk yang baik agar tidak terjatuh lagi. Pada saat itu pengeluaran darah dapat dilakukan. Untuk ini yang terbaik adalah menggunakan jarum suntik, tetapi jika tidak tersedia, jarum jahit biasa atau jarum pentul dapat dipakai, tetapi semuanya harus terlebih dahulu disucihamakan, antara lain dengan jalan ujung jarum diatas api. Setelah siap pakai, lakukan penusukan pada 10 ujung jari tangan, titik penusukan kira-kira 1 cm dari ujung jari tangan, setiap ujung jari cukup mendapat 1 kali tusukan dengan harapan setiap jari mengeluarkan 1 tetes darah. Pengeluaran darah dari ujung jari tangan ini dapat sibantu dengan cara memencet jika sewaktu ditusuk darah tidak keluar. Titik penusukan pada ujung jari tangan tidak ditetapkan secara akurat. Dalam jangka waktu kira-kira 10 menit kemudian sipenderita akan sadar kembali. Bilamana mulut sipenderita tampak mencong, maka kedua daun telinga sipenderita harus ditarik-tarik sampai berwarna kemerah-merahan, setalah itu lakukanlah 2 kali penusukan pada masing-masing ujung bawah daun telinga (Earlobe) sehingga darah keluar sebanyak 2 tetes dari setiap ujung daun telinga (bagian bawah). Dalam beberapa menit saja bentuk mulut sipenderita akan menjadi normal kembali. Setelah sipenderita pulih keadaannya dan tidak ada rasa kelainan yang berarti, maka bawalah sipenderita ke dokter atau rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut. Tindakan pertolongan pertama tersebut diatas dapat menolong dan menyelamatkan sipenderita. Tetapi sebaliknya jika sipenderita begitu terjatuh karena serangan STROKE lalu buru-buru diangkut ke rumah sakit atau dokter dengan maksud untuk mendapatkan pertolongan, tapi tidak terpikirkan bahwa guncangan-guncangan kenda-raan dalam perjalanan dapat mem-percepat proses pendarahan lebih lanjut dalam otak, pada akhirnya nyawa sipenderita tidak dapat diselamatkan.
Dalam daftar urutan penyakit penyebab kematian, STROKE (Pendarahan Otak) menduduki tempat kedua, sipenderita yang paling beruntung nasibnya akan menjadi penyandang cacat tubuh seumur hidup. Ini merupakan suatu kerugian bagi masyarakat dan negara. Sedangkan akibat lebih lanjut dari serangan STROKE sangat mengerikan. Oleh sebab itu alangkah baiknya jika setiap orang mengenal dan menguasai cara pertolongan pertama kepada penderita serangan STROKE dengan jalan mengeluarkan darah demi menolongnya. Cara pertolongan yang sangat sederhana ini dapat dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja. Hasilnya nyata bahkan 100% akan berhasil, sedangkan sipenderita dapat tertolong dan menikmati hidup sebagai insan yang normal.
Sebagai salah satu cara beramal bakti "Pertolongan pertama kepada penderita serangan STROKE dengan jalan mengeluarkan darah dari ujung jari tengah dan ujung daun telingan" ini sebaiknya disebarluaskan ke dalam masyarakat, sehingga STROKE terhapus dari daftar urutan penyakit penyebab kematian.
Mencegah adalah lebih baik dari pada mengobati. Perhatikanlah cara hidup dan lakukanlah olah raga yang sesuai dengan kondisi masing-masing orang secara teratur. Bagi orang yang telah lanjut usia sebaiknya memeriksakan kesehatannya secara berkala.
